skip to main | skip to sidebar

About me

My photo
misoshiru2312
Segenap jiwa, seluruh hidup medamba RAHMAH dari NYA.. Bertatih mewarnakan jalan hidup, tidak sendiri malahkan berteman..temannya siapa jua yang sejalan dengannya. Masih lagi seorang ADIK..yang sedang belajar bagaimana menjadi seorang KAKAK. Cintanya pada bumi sakura bukan kerna kemewahan yang ada padanya..Bumi Sakura menjadi saksi..diatasnya dia berkenalan semula dengan Yang Maha Agung..di atasnya juga dia bertemu jalan hidup seorang MUSLIM 51:56,2:30.. Punya banyak impian..satu impiannya yang mahu dikongsi semua.."Berbaiah dengan seorang khalifah di bawah naungan Khilafah Islamiyah"..doakan~
View my complete profile

Sushi dari Misoshiru

  • Bara api yg digenggam RIJAL (30)
  • Hikmah (5)
  • pena dari hati (23)
  • perkongsian (9)
  • Why MISOSHIRU? (1)

Archive

  • ▼ 11 (1)
    • Aug (1)
  • ► 10 (15)
    • Nov (1)
    • Oct (1)
    • Jul (1)
    • Apr (2)
    • Mar (2)
    • Feb (2)
    • Jan (6)
  • ► 09 (47)
    • Dec (5)
    • Nov (4)
    • Oct (4)
    • Sept (1)
    • Aug (4)
    • Jul (2)
    • Jun (1)
    • May (1)
    • Apr (3)
    • Mar (7)
    • Feb (10)
    • Jan (5)
  • ► 08 (28)
    • Dec (1)
    • Nov (4)
    • Oct (5)
    • Aug (1)
    • Jul (4)
    • Jun (1)
    • May (3)
    • Apr (3)
    • Mar (1)
    • Feb (1)
    • Jan (4)
  • ► 07 (15)
    • Dec (5)
    • Nov (3)
    • Oct (3)
    • Sept (1)
    • Aug (1)
    • Jul (1)
    • May (1)

it`s a life of test

Hidup ini indah bila semuanya kerana DIA..~^

Kemenangan Muhammad ibn Abdullah

Tuesday, 20 January 2009


Berkumandangnya jutaan suara manusia, di belahan bumi bahagian Timur dan bahagian Barat, yang selalu diulang-ulang baik di pertengahan malam dan dikala siang hari: Tiada Tuhan Selain Allah, Muhammad Pesuruh Allah.


Berkumandangnya suara seperti ini selama empat belas abad lamanya, tidak pernah diam dan tidak pernah bungkam dan tidak pernah berhenti. Negara demi negara telah berganti. Keadaan demi keadaan telah bertukar. Tetapi seruan yang abadi itu tetap tidak berubah, seruan yang telah tertanam dalam hati nurani zaman.

Berkumandangnya suara-suara ini, adalah suatu bukti yang hidup, bukti yang berbicara, tentang kemenangan Muhammad ibn Abdullah.

Kemenangan itu diperoleh bukan dalam pertempuran, bukan dalam peperangan. Bukan menaklukkan Kota Makkah. Bukan memerintah seluruh Jazirah Arab. Bukan menundukkan kedua empayar Kisra dan Kaisar. Tetapi ia adalah kemenangan universal yang telah masuk ke dalam tubuh kehidupan, mengubah jalannya sejarah, menukar nasib alam dan terpateri dalam hati nurani zaman.

Orang yang ingin mengetahui bagaimana kemenangan Rasul, dan bagaimana kemenangan Islam, maka ia hendaklah mempelajarinya dalam diri peribadinya, dalam tingkah lakunya, dalam sejarahnya dan dalam perjuangannya. Dengan begitu ia akan tahu bahawa jalan kemenangan itu jelas. Cara-caranya terdapat lengkap. Sebab-sebabnya jelas. Siapa yang ingin untuk mencapai kemenangan di masa mana saja dan di tempat mana saja, dapat menjadikan suri teladan pada diri Rasul s.a.w itu sendiri.


Muhammad ibn Abdullah telah menang.
Ketika para pemimpin Quraisy datang kepada bapa saudaranya Abu Talib untuk bertukar pendapat. Mereka meminta kepadanya untuk menawarkan kepada anak saudaranya, yang agamanya telah menggelisahkan mereka, mengacaukan adat kebiasaan mereka dan menggoncang dasar-dasar kepercayaan mereka. Mereka meminta agar Muhammad diam tentang mereka, tentang agama mereka. Untuk itu Muhammad boleh meminta apa yang dikehendakinya. Kalau mahu wang akan diberi. kalau mahu kekuasaan akan diberi kekuasaan. Ia boleh memperlakukan mereka sekehendak hatinya.

Muhammad ibn Abdullah telah menang, ketika ia mengucapkan di telinga mereka dan di telinga zaman, perkataanya yang abadi, yang timbul dari sumber-sumber keimanan:

"Demi Allah, hai bapa saudaraku! Jika mereka meletakkan matahari di tangan kananku dan bulan di tangan kiriku, denga maksud agar meninggalkan persoalan ini, saya tidak akan melakukannya, sampai Allah menjelaskannya atau saya hancur dalam melaksanakannya." (Al-Hadith)

Ya Allah! Demikian hebatnya sampai menggoncang badan. Alangkah hebatnya gambaran alam semesta yang agung. Jika mereka meletakkan matahari di kananku dan bulan dikiriku. Bayangkan seperti ini terambil hati nurani alam semesta itu sendiri, bukan dari khayalan seorang manusia. Gambaran seperti ini dalah gambaran yang ditimbulkan keimanan yang mutlak dari lubuk dasar perasaan.

Semenjak dari saat itu, Muhammad ibn Abdullah telah menang. Ia telah menggoncang perasaan Quraisy dengan goncangan yang menjadikannya tidak dapat tegak dengan kukuh kembali. Itulah keimanan, kekuatan yang tidak dapat dikalahkan oleh apa saja di atas bumi, bila ia kalau telah tertanam dalam perasaan seorang manusia.

Muhammad ibn Abdullah telah menang, ketika ia telah berhasil menjadikan para sahabatnya r.a gambaran hidup dari keimanannya. Ia telah menang semenjak dari hari dimana ia telah membentuk masing-masing sahabatnya itu menjadi sebuah Al-Quran yang berjalan di atas permukaan bumi. Ia telah menang mulai dari hari ia menjadikan setiap peribadi menjadi contoh yang melambangkan Islam. Orang melihat kepadanya dan orang melihat Islam itu sendiri.

Berita pengunduran tentera Israel dari Gaza mengingatkan saya pada teks ini.
Palestinkini

Untuk pertama kalinya dalam sejarah hidup, saya terlalu merindui insan bernama Muhammad ibn Abdullah..

Tiada kata-kata mampu dicoret,
Terasa diri terlalu hina untuk merindui dia yang bernama Muhammad ibn Abdullah.
Mencemburui si syahid Palestina yang dirindui Rasulullah s.a.w...T_T

Posted by misoshiru2312 at 23:20 1 comments    

Labels: Bara api yg digenggam RIJAL

We Will Not Go Down Tonight (A Song For Gazaa)

Wednesday, 14 January 2009







We Will Not Go Down Tonight (A Song For Gazaa)
Micheal Heart

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they're dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who's wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die

We will not go down
In the night, without a fight

We will not go down
In Gaza tonight

Posted by misoshiru2312 at 20:28 1 comments    

Labels: Bara api yg digenggam RIJAL

Kasihan?

Tuesday, 13 January 2009



Kasihan..kasihan..kasihan..
Itu je yang kita tahu nak cakap??
Siapa yang lagi kasihan sebenarnya?
Kita ke mereka kat Palestin tu?
Mereka mati bukan sia-sia tau.syurga depan mata..
kita???
Tiap-tiap hari sibuk..ntah apa yang dikejar..

Astaghfirullahalazim..astaghfirullah..astaghfirullah..
Ampunkan kami yang lalai dan lupa ini Ya Allah..

Posted by misoshiru2312 at 20:49 2 comments    

Labels: Bara api yg digenggam RIJAL

Lambat Berlari

Thursday, 8 January 2009

Assalamualaikum everyone..

Seorang adik bertungkus lumus menyiapkan phamplet ini.
Seluruh warga lokaliti disini sudah menerimanya.
Kalau sesiapa yang melintasi MISOSHIRU ingin sama meyebarkannya
Silakan print, kami mengalu-alukan.







Try Not To Cry
Sami Yusuf Ft Outlandish.

Tiada input menarik dari Misoshiru,
Ringankan tangan, sila klik site di bawah untuk berita terkini dari Gaza.

Palestinkini

IniCeritaKita

Muslimconsumer

Palestine Press News Agency



Tajuk entry tiada kaitan dengan isi..kenapakah??




Posted by misoshiru2312 at 20:13 2 comments    

Labels: Bara api yg digenggam RIJAL

Singgah..

Sunday, 21 December 2008


Hatinya penuh ceritera,
Minta dirungkai satu persatu

Lantas si tuan punya hati,
Mencari-cari persinggahan,
buat melepas cerita hatinya,
dengan harapan,
bertemu ketenangan mencipta bahagia.

Namun,
Tiada satu persinggahan,
yang memahami cerita hatinya,

Si tuan punya hati bingung,
Di persinggahan mana cerita hatinya bisa difahami?
Di ceruk mana perlu digali bahagia?
Di daerah mana ketenangan bakal bertandang?

Jiwanya kelabu,
Jasadnya sarat berdebu,
Ke sana ke mari,
mencari jawapan.
Hatinya makin parah,
Menanggung cerita yang tak terluah.

Satu malam,
Terlihat olehnya bintang dan bulan,
Sungguh indah,
Saat itu,
Hatinya berlagu hiba...
Rupanya dia lupa Ada kuasa yang Maha Hebat,
Yang menciptakan segalanya,

Si tuan punya hati menangis,
menangis..
menangis..

Rupanya ketenangan itu,
bertakung di kelopak mata,
menunggu ditumpahkan

Rupanya kebahagiaan itu,
ada dihujung lidah,
menunggu dilagukan setiap detik

Dan sungguh,
ketenangan, kebahagiaan itu terlalu dekat,
sungguh, ia berlabuh di dahi mu..
menunggu selalu diakrabkan dengan bumi..


Sungguh,
cerita hatinya,
hanya bisa difahami DIA
yang mengerti segala-galanya.



Apa yang ada di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah.
Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana.


Milik-Nyalah kerajaan langit dan bumi, Dia menghidupkan dan mematikan dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.


Dialah Yang Awal, Yang Akhir, Yang Zahir dan Yang Batin, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
(Yang Awal ialah yang telah ada sebelum segala sesuatu ada, Yang Akhir ialah yang tetap ada setelah segala sesuatu musnah, Yang Zahir ialah Yang Maha Tinggi, dan Al Batin ialah tidak ada sesuatu pun yang menghalangiNya, dan Dia lebih dekat kepada makhluk daripada makhluk itu sendiri dekat dengan dirinya.)

(Al-Hadid 57: 1~3)



Wahai diri, disaat kau perlukan si pendengar setia, di saat kau mahukan hatimu difahami,
Mengapa kau selalu terlebih dahulu datang kepada manusia?
Manusia yang tiada daya meneropong jauh maksud tersirat hatimu..
Mengapa kau tidak terlebih dahulu datang kepada DIA yang menciptakan kau dan mereka??!

Posted by misoshiru2312 at 17:34 1 comments    

Labels: pena dari hati

erk..

Tuesday, 18 November 2008

erk..kamu kenapa?

saya cari sesuatu..

apa dia?

sesuatu yg saya dah jumpa..

erk..dah jumpa..tapi cari lagi??

ye...saya akan terus mencari, walau dah jumpa apa yg saya cari..

??


=_= Ya Latiff, soften our hearts with the remembrance of you...

Posted by misoshiru2312 at 23:33 12 comments    

Labels: pena dari hati

Rehlah @ Takamatsu ike

Saturday, 15 November 2008

The sky is clear
The air is clean
The land is green
Thank you Allah

The path we walk
The lines we talk
The thing we see
Thank you Allah
Thank you Allah


Bila lihat daun gugur satu persatu..tetiba hati kata pada Dia, bestnya kalau dosaku juga gugur satu persatu cam daun-daun tu.......








Apakah engkau tidak memperhatikan, bahawa Allah menurunkan air dari langit, lalu diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi, kemudian dengan air itu ditumbuhkanNya tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, kemudian menjadi kering, lalu engkau melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan Nya hancur berderai-derai. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal yang sehat.
(Az-Zumar 39: 21)

Posted by misoshiru2312 at 16:33 1 comments    

Newer Posts Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod.